Open top menu
Wednesday, May 21, 2008


Sudah dua kali talkshow di Smart FM dengan leader-leader Pertamina memberikan kesan yang sangat berbeda. Semua memang berawal dari persepsi, awalnya hanya satu persepsi, namun jika dikalikan dengan orang-orang yang punya persepsi yang sama maka persepsi ini akan menjadi realita yang nyata dalam kehidupan ini. Mungkin lebih jelasnya adalah pikiran melahirkan persepsi dan dari persepsi melahirkan realitas yang tidak jauh beda dengan persepsinya jika terpenuhi syaratnya yaitu yakin. Masyarakat kita memiliki persepsi yang sama pada awalnya terhadap PERTAMINA. Selama hampir setengah abad berada di Nusantara kiprahnya dianggap tempatnya gudang KKN, Persepsi ini terbangun lama sekali di masyarakat kita, meski tidak saling memberitahu satu dengan yang lainya namun seolah-olah sudah pada saling tahu, ya pertamina, githu deh.
Banyak alasan juga mengapa PERTAMINA ataupun BUMN lain melakukan hal yang sama, kalau dalam pandangan THE 7 AWARENESS, atmosfir kesadaran bangsa waktu itu sangat minim, yang kuat justru atmosfir kesadaran pribadi kelewat salah bahkan bobrok, masing-masing kita berlomba-lomba untuk menidurkan orang lain dan diri kita sendiri. Saya sering membuat metafor bangsa ini seperti kepiting yang diletakan di sebuah ember, jika hanya satu maka dengan cepat ia keluar dari ember tersebut, nah kalau anda mau coba silahkan, sekarang letakan kepiting beberapa didalam ember maka tak satupun mampu keluar dari ember itu, ternyata insting binatangnya adalah tidak rela ada satu temanya yang berhasil naik, maka jika ada kepiting yang mencoba naik keatas, kepiting-kepiting lainya menarik ke bawah lagi, begitulah sampai akhirnya tak satupun ada dari kelompok kepiting itu yang berhasil keluar.
Nah, itu dulu, sekarang alam semesta telah membuat semuanya harus berubah. Bukan hanya BUMN seperti Pertamina saja, bahkan setiap diri kita harus berubah atau terlupakan/ tertindas oleh zaman. Dalam Buku The Heart of 7 Awareness dalam bagian kelima tentang Awareness of Wisdom, ada tulisan ” Selamat Datang di zaman kebijaksanaan”, secara linguistik, kalimat ini tentu berbeda makna dengan istilah” selamat datang zaman kebijaksanaan”. Kalimat pertama dengan ada ” di” berarti zaman sudah berubah, sekarang zaman sudah bijaksana dan zaman itulah yang menyambut kita, jadi jika kita tidak merubah dan mengikuti zaman ini, maka kita akan tertinggal zaman. Sementara kalimat kedua, tanpa ada di, maka artinya kitalah yang menyambut zaman itu.
Wajar dunia kemudian menyebut zaman ini adalah abad millenium. Abad pencerahan atau kebangkitan, jadi, ketika alam semesta sudah berubah wajahnya, maka semua sistem yang dibangun oleh manusiapun akhirnya ikut berubah, didalamnya adalah BUMN. Kembali ke soal PERTAMINA, aura pertaminapun tidak bisa dipungkiri memiliki semangat perubahan, seperti yang dikatakan oleh Ibu Nina Pramono, VP PLC Simprug ”Pertamina berubah karena tuntutan dari luar dan di dalam PERTAMINA itu sendiri, Sejak pertamina menjadi PT semuanya harus berubah dan bergerak lebih cepat” katanya. Beliau juga adalah salah satu alumni dari sekian banyak pengelola PLC, bulan Maret 2008 PLC mengadakan training inhouse THE 7 AWARENESS di Hotel Patrajasa Anyer, peserta kurang lebih ada sekitar 30 orang, dari hasil training mereka mampu lebih cepat meningkatkan dirinya untuk mempu bersinergis dengan pikiran, hati dan jiwanya sendiri dan juga dengan orang lain.
Saya sangat berkesan dengan sikap beliau, satu hal yang luar biasa ” Keberanianya dalam mengambil keputusan selalu dibarengi dengan Haqqul yaqiin, maka walhasil semua programnya menjadi mudah”, salah satu penggerak program radio talkshow yang menyuarakan suara hati PERTAMINA ke publik di radio Smart FM dalam program ” THE 7 AWARENESS LEADERSHIP SHARING WITH PERTAMINA”, Program ini bukan sebuah kebetulan saja, namun sebuah rencana dari Yang Maha Esa dalam menyadarkan hamba-hamba-Nya dimanapun berada.
PERTAMINA dulu dan sekarang memang jauh berbeda, setiap insan PERTAMINA harus afirmasi positif dengan spirit haquul yaqiin, dalam training T7A, saya memberikan terapi khusus untuk menjadi haquul yaqiin, jika anda selama ini sudah sukses, maka anda akan lebih mudah lagi menggapai kesuksesan anda, jika sudah bahagia anda akan menjadi jembatan kebahagaiaan untuk orang lain. Itulah spirit dari 7 Awareness. Pertamina dengan 17.000 karyawannya di seluruh Indonesia, baru sekitar 30 orang yang sempat mendapatkan spirit of 7 awareness, Saya yakin dan percaya, jika senantiasa energinya positif, kita berdua akan seperti magnet, Saling mewarnai, PERTAMINA mewarnai alumni 7 Awareness dan 7 Awareness mewarnai transformasi PERTAMINA. Semoga niat baik kita dimudahkan oleh Allah, Amin karena saya percaya masa lalu tidak pernah sama dengan masa depan. Love Hamesya ( Naqoy).


Tagged
Different Themes
Written by Naqoy

Founder And Master Trainer The 7 Awareness

0 comments