Open top menu
Saturday, June 21, 2008

Nanang Qosim Yusuf, Master Trainer The 7 Awareness

DEWASA ini untuk hidup yang berkualitas tidak cukup hanya dengan good saja, namun bagaimana memakn
ai hidup dengan great. Peran jiwa kepemimpinan yang ada dalam diri setiap manusia adalah modal utama mengubah kehidupan dari kualitas hidup menuju pemaknaan kehidupan yang hakiki.Hanya saja, ibarat gergaji yang pada awalnya tajam, karena jarang diasah dengan ketekunan akhirnya lama-kelamaan berkarat oleh ego, nafsu, dan keinginan yang tak terbatas. Akibatnya, yang tampak adalah karat-karat tebal yang menutupi hakikat “gergaji” manusia. Atas fenomena itu, hadir The 7 Awareness yang memberikan training penyadaran. Bagaimana metode training tersebut? Berikut petikan wawancara wartawan Harian Fajar, Ramah Praeska, dengan Master Trainer The 7 Awareness, Nanang Qosim Yusuf, di Makassar Golden Hotel (MGH), Minggu, 4 November malam lalu:

Selamat datang. Ini training The 7 Awareness perdana di Makassar, ya?

Terima kasih. Untuk Makassar, memang kami baru pertama kalinya menggelar training. Respons peserta luar biasa.

Bagaimana ikhwal terbentuknya training The 7 Awareness?

The 7 Awaraness ini lahir berdasarkan pengalaman pribadi saya sendiri yang kemudian saya padukan dengan pengetahuan sehingga kemudian lahirlah sebuah training yang diberi nama The 7 Awareness. Awareness itu saya temukan di masjid ketika saya menjadi tukang bersih dan penjaga sepatu di salah satu masjid di Jakarta karena memang saya dilahirkan dari keluarga yang miskin. Selama saya kuliah di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, saya memang tinggal di masjid dan menemukan kesadaran itu.
Soal training saya itu memang sangat berbeda dengan training lainnya. Selama ini kan sudah banyak training tentang skill atau kecerdasan, namun sebenarnya yang paling penting kalau kita ingin berbicara tentang perubahan maka tentunya perlu ada dulu awareness atau kesadaran.

Maknanya seperti apa?

Seseorang itu melalui empat tahapan untuk masuk pada kesadaran yang sesungguhnya, yakni sadar diri menjadi mengenal diri, lalu mengontrol diri, dan akhirnya berubah diri. Jadi, perubahan itu diawali sadar diri.

Kalau kita menemukan awareness itu pasti akan mengalami perubahan. Tak peduli seberapa buruk dan miskinnya masa lalu kita. Awareness itu adalah satu menit mencerahkan atau one minute awareness. Di dalam training itu, orang akan menemukan satu menit yang mengubah hidupnya hingga akhir hayat. Inilah makna dari kesadaran itu.

Metode yang Anda gunakan apa saja?

Ada tiga metode yang saya gunakan dalam training yang saya sebut dengan tiga T, yakni Tafakur, Tadabur, dan Tasyakur. Di sini, setiap peserta diarahkan untuk melihat ke dalam dan ke luar atau berkaca pada pengalaman masa lalu orang lain. Akhirnya, dia bisa merayakan kehidupan dengan senyuman. Tiga T ini membuat setiap peserta menemukan satu menit yang mencerahkan itu. Dengan menemukan itu, setiap orang akan mengubah kondisi hidupnya dengan tujuh tangga kesadaran atau The 7 Awareness.

The 7 Awareness itu sendiri seperti apa?

Dalam metode training, itu berisi tentang tujuh kesadaran hati dan jiwa menuju manusia di atas rata-rata. Atau dengan kata lain, membimbing bagaimana setiap orang mampu mengubah dirinya menjadi trans human (manusia di atas rata-rata). Artinya di sini, melalui training itu akan terbentuk manusia yang unggul, bermutu dan efektif, dengan memaksimalkan seluruh kekuatan yang dimiliki manusia. Baik itu body power, intellectual power, emotional power, dan spiritual power.

Kekuatan-kekuatan yang bersifat good given ini dapat menjadi sebuah sinergi aktif yang mampu mendorong potensi terpendam pada diri setiap orang. Dia akan mengubah potensi dalam dirinya dari good menjadi great.

Selama training berlangsung, apakah sudah ada hasilnya? Maksud saya, peserta mengalami perubahan pada dirinya?

Tentu saja terjadi perubahan signifikan pada diri setiap peserta training The 7 Awareness ini. Pengalaman training selama ini, banyak orang yang berubah, karena training yang kita berikan bukan cuma untuk kognitif atau knowledge (pengetahuan) saja ataupun afektif, yaitu orang yang menerima training itu menangis di tempat dan merasakan sesuatu yang luar biasa, namun tidak berpengaruh pada behavior-nya. Training yang saya berikan ini lebih jauh lagi bagaimana orang (peserta) yang ikut training berubah. Ada yang dulu orang yang sifatnya keras luar biasa atau pemarah, seusai mengikuti training menjadi lembut. Jadi larinya memang ke behavior atau sikapnya.

Dalam training The 7 Awareness, banyak sekali peserta yang telah bebas dari rokok, narkoba, kasar dengan orangtua, bebas dari penyakit yang diderita selama ini, dan berbagai perilaku negatif lainnya. Kunci atau rahasianya adalah yakin.

Kalau begitu, apa saja kandungan The 7 Awareness itu?

Di dalamnya mengungkap tujuh kesadaran terpisah namun saling menguatkan, yakni kesadaran berfikir (awareness of thinking), kesadaran berdiam diri (awareness of silence), kesadaran untuk sukses (awareness of success), kesadaran dan kekuatan jiwa (awareness of soul), kesadaran untuk menjadi bijaksana (awareness of wisdom), kesadaran kekuatan visi untuk menuntun kehidupan (awareness of vision), dan terakhir adalah sebuah kesadaran dari sebuah keikhlasan (awareness of surender).

Bisa Anda jelaskan satu persatu ketujuh poin itu?

Baiklah. Untuk yang pertama kesadaran berpikir (thinking of awareness) maksudnya seseorang menyadari pikirannya sebagai magnet yang dapat menciptakan keburukan dan kebaikan dalam pikiran. Orang yang berhasil menemukan awareness itu yang mampu mengontrol pikirannya, bukan justru dia yang dikontrol pikirannya. Dengan sadar mengendalikan pikirannya, menggunakan dengan baik dan tepat. Kalau ini dicapai, seseorang akan menjadi kreatif, dan sesuatu yang sulit dianggap mudah dan tidak ada lagi keragu-raguan di dalam hidupnya. Pola pikirnya kita ubah.

Lalu yang kedua adalah kesadaran berdiam diri (awareness of silence). Di sini, setiap peserta menciptakan kebahagiaan atau kesadarannya melalui keheningan. Nah, kalau yang pertama positif thinking maka yang kedua positif feeling. Jadi, bagaimana menciptakan kesadaran dalam keheningan kita. Jika ini diterapkan, ada orang yang mau marah atau korupsi, dan sikap negatif lainnya urung dilakukan apabila silence dulu, yang punya makna menahan diri dari rasa tamak.

Berikutnya?

Poin ketiga dalam The 7 Awareness ini bermakna, menciptakan kebahagiaan melalui kesuksesan atau kesadaran untuk sukses (awareness of success), karena sukses adalah alat mencapai kebahagiaan. Dalam training ini, kita mengubah orang yang selama ini selalu sinis atas kesuksesan orang lain, untuk tidak lagi bersikap seperti itu, dan berupaya menjadikan dirinya sukses sejati.

Makna keempat dari kesadaran dan kekuatan jiwa (awareness of soul) yakni menciptakan kebahagiaan dan kesadaran melalui jiwa atau roh kita. Di training kita ada satu acara bagaimana peserta mengenal jiwanya, dan dengan sendirinya mampu menguasai napasnya baik yang positif maupun negatif. Di sini orang diajarkan untuk ikhlas dan keluarkan semua beban di jiwanya. Rata-rata yang sudah ikut menjadi plong (lega).

Lalu yang kelima adalah awareness of wisdom (kesadaran untuk menjadi bijaksana) yang bermakna menciptakan kebahagiaan melalui kearifan dan kebijaksanaan. Orang yang bijak itu orang yang mampu menyampaikan kebenaran tanpa menyakiti orang lain. Orang yang bijak adalah yang menyampaikan kebenaran tanpa menyakiti hati siapapun. Peserta diajarkan menjadi orangtua tanpa menyakiti anaknya, dan menjadi pemimpin tanpa menyakiti rakyatnya atau seorang atasan yang tak menyakiti bawahannya. Di sinilah rumus dari kebahagiaan.

Selanjutnya?

Poin keenam bermaksud bagaimana menciptakan kesadaran dan kebahagiaan dengan visi. Wisdom dan visi ini sangat dekat. Fokusnya di sini kepada Allah swt. Nah, visi inilah yang kita tanamkan kembali melalui training. Dengan visi kita akan jauh lebih cepat.

Lalu yang terakhir adalah sebuah kesadaran dari sebuah keikhlasan (awareness of surrender), berarti mengedepankan sikap ikhlas, yang bermaksud memberi seseorang tanpa mengharapkan apa-apa (balasan). Ikhlas ini sebuah kekuatan yang dahsyat.

Jadi, tujuh awareness ini saling terkait atau tak dapat dipisah-pisahkan. Yang kita butuhkan saat ini bukan lagi kepintaran atau kecerdasan, namun yang dibutuhkan bangsa ini adalah kesadaran. Training kita adalah motivasi kesadaran, bukan lagi berbicara kecerdasan. Inilah bedanya dengan model training lainnya yang ada. Kesimpulannya, setiap orang mengalami perubahan setelah mengikuti training. (ramah@fajar.co.id)


Data Diri

Nama lengkap : Nanang Qosim Yusuf
Panggilan : Naqoy
Kelahiran : Kalibuntu Losari Brebes, Jateng, 12 Agustus 1979
Pekerjaan : Direktur Utama PT Soul Age Education (SAE) Indonesia
Istri: Dewi

Anak: Zaara dan Zyvaa

Riwayat Pendidikan:
- SD Kalibuntu Losari Brebes, Jawa Tengah
- MTs di Kalibuntu Losari Brebes, Jawa Tengah
- MA di Pondok Pesantren Salaf Munjul Astanajapura Cirebon
- UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Riwayat Karier:
- Master Trainer The 7 Awareness
- Direktur Utama PT SAE Indonesia
- Pendiri Lembaga ICNIS (Lembaga Kajian Psikologi dan Keislaman)
- Aktif di Kajian Wakaf Paramadina
- Pernah Mengajar di Jurusan Psikologi Universitas Paramadina
- Pernah Mengajar di Fakultas Tarbiyah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Tagged
Different Themes
Written by Naqoy

Founder And Master Trainer The 7 Awareness

0 comments