Open top menu
Wednesday, August 13, 2008


UMROH RAMADHAN WITH THE 7 AWARENESS
WITH NANANG QOSIM YUSUF ( NAQOY)


Hai orang-orang yang beriman,diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.
( Qs.Al-Baqarah: Sapi Betina {2}: 183)



Kesempatan kali ini saya senang sekali bertemu kembali dalam awareness of ramadhan. Bulan ini adalah bulan yang penuh dengan kemuliaan, saya memanggilnya

dengan bulan yang penuh dengan kebijaksanaan. Kenapa? karena menurut saya dibulan ini menurut saya, orang sedang berlomba-lomba untuk lebih mengenal dirinya,

mengontrol dirinya, bukan untuk mengontrol orang lain. Sudah 11 bulan yang lalu kita mengontrol suami, orang lain disekeliling kita, bahkan tetangga, bahkan

tanpa sadar kita sedang menonton tv dan melihat orang yang sedang di tv, padahal yang terbaik seperti aforisme yang selalu sering saya sampaikan bahwa “Pada

saat kita arif, bijak kita ingin mengontrol diri kita sendiri dan pada saat kita bodoh kita ingin selalu mengontrol orang lain”.
Kesempatan emas ini Allah berikan kepada hamba-Nya yang dicintai, untuk dijadikan sebagai bulan yang penuh kesadaran untuk mengenal dirinya lebih dalam,

sehingga bulan ini betul-betul hadiah atas 11 bulan lainnya. oleh karena itu dibulan puasa inilah, bulan dimana kita diperkenankan membangun hubungan yang

harmonis diantara kita dengan Allah, kita dengan sesama, kita dengan makhluk-makhluk Allah yang lain. Puasa kalau kita lihat memiliki dimensi spiritual yang

sangat tinggi, kenapa saya katakan seperti itu? karena puasa membutuhkan kesadaran- kesadaran yang sangat tinggi oleh setiap orang yang melakukan puasa.
Diibadah puasa ini, kita bisa melakukan kebohongan kepada orang lain dengan mengatakan “bahwa saya berpuasa” padahal sebenarnya kita tidak berpuasa, kita

bisa berpura-pura cape, lemas, lemah, ingin cepat pulang kekantor, ingin cepat pulang kerumah, memanfaatkan momentum puasa untuk kemalasan kita, Hemat saya

dibulan puasa ini kita sedang dilatih menjadi orang arif yaitu jujur kepada diri sendiri, hal ini wajar sekali karena didalam hadits qudsi

“ Puasa itu bagi-Ku, dan Akulah yang akan membalasnya,
dan akan dibalas 10 kali lipat”.

Oleh karena itu pada bulan puasa ini marilah justru kita melatih diri bagaimana meningkatkan kesadaran akan kejujuran diri kita sendiri, lupakan sejenak

kepura-puraan, lupakan sejenak kebohongan, lupakan semua yang kita miliki 11 bulan yang lalu. Mulai dari hari inilah sampai 29 hari yang akan datang, kita

semua akan terlatih sebagai manusia-manusia yang penuh dengan kesadaran.
Manusia sadar adalah manusia level lima, dalam buku The Heart of 7 Awareness,manusia dibagi menjadi 5 level. Pertama adalah manusia culas, mereka adalah

manusia yang tidak rela jika melihat orang lain lebih darinya, dalam pikiranya apa yang telah dimiliki oleh orang lain, seharusnya adalah miliknya. Tingkat

keburukan level ini dalam hadits diibaratkan seperti sifat merusaknya api terhadap kayu bakar, seperti gunting yang dapat mencukur amal dan sebagai

penyakit umat yang memecah belah. Dalam al-Quran sendiri dengan jelas digambarkan bahwa karakter hasad adalah:

“Jika kamu memperoleh kebaikan, niscaya mereka bersedih hati, tetapi jika kamu mendapat bencana, mereka bergembira karenanya”.
(QS. Al-imran: 120)


Puasa kali ini, mari kita tingkatkan dengan kualitas langsung mengunjungi Rumah Allah, Mekkah. The7Awareness kali ini mengajak anda untuk umroh sekaligus

training di sana selama 10 hari mulai tgl 9-17 september 2008, segera daftarkan ke
RUMAH KESADARAN. TRIAS BULIDING, 4 th Floor, jl.Panjang No. 9c Kebon Jeruk Jakarta Barat. 11530. 021-53672943, fax. 53651707, hp. 0819-05666479.
Tagged
Different Themes
Written by Naqoy

Founder And Master Trainer The 7 Awareness

0 comments