Open top menu
Friday, November 21, 2008

PERTAMINA IT sangatlah kecewa atas sebuah lembaga yang mengatasnamakan The 7 Awareness dan Nanang Qosim Yusuf, yang berjanji akan menghadirkan Founder & Master Trainer T7A, Nanang Qosim Yusuf namun pada akhirnya hanyalah sebuah modus penipuan yang merusak brand resmi The 7 Awareness dan Foundernya, kasus ini terjadi ketika bulan antara bulan Juni-Juli 2008 namun terkuaknya pada bulan Oktober 2008. Sekitar 200 orang karyawan dan staff IT PERTAMINA mengadakan training di Lido Sukabumi, salah satu yang diminta mengisi adalah Nanang Qosim Yusuf, selaku Founder dan Master T7A. ketika deal dengan Pihak PERTAMINA, lembaga yang mengatasnamakan T7A menyanggupi akan menghadirkan Naqoy, namun pada kenyataanya justru orang lain yang berbicara pada event tersebut, dengan sebuah alasan sederhana bahwa Naqoy sedang berhalangan hadir.
Setelah acara tersebut, peserta sangatlah kecewa, setidaknya hal ini diakui oleh Pimpinan dan panitia PERTAMINA IT, pertama, kesiapan yang kurang profesional dan materi yang jauh dari inti training The 7 Awareness karya Nanang Qosim Yusuf. VP PERTAMINA IT sendiri adalah tamu sekaligus leader Future PERTAMINA yang sedang menggerakan transformasi di tubuh PERTAMINA, VP IT sendiri pernah satu ruangan dalam sebuah talkshow di radio Smart FM bersama Naqoy, setelah talkshow itulah VP IT melihat dan merasakan pentingnya sebuah kesadaran untuk bangkit dari kondisi biasa menjadi manusia diatas rata-rata. Maka dengan harapan Nanang Qosim Yusuf bisa memberikan pencerahan kepada tim di tubuh IT PERTAMINA.
Namun yang terjadi adalah sebuah tindakan yang tidak bisa dipertanggungjawabkan, dalam kasus ini, The 7 Awareness dan Nanang Qosim Yusuf sangat dirugikan nama baik dan brand dari training T7A. Saat ini, kasus ini menjadi pelajaran berharga buat tim dan menejemen Rumah Kesadaran yang merupakan Lembaga Resmi training T7A Karya Nanang Qosim Yusuf. Lawyer T7A, Mahesa Topo SH sedang membuat somasi kepada pihak ketiga yang menjalankan bisnis dengan cara tidak benar.
Sebagai informasi latar belakang T7A.
1. 2004, Nanang Qosim Yusuf mengawali trainingnya dengan nama CONTEMPLATION, salah sau crew yang ada sampai sekarang adalah Dewi dan Nila Mayasari.
2. 2006, tepatnya bulan april, Nanang Qosim Yusuf mengeluarkan buku pertama yang diterbitkan oleh Grasindo berjudul The 7 Awareness, 7 kESADARAN HATI DAN JIWA MENJADI MANUSIA DIATAS RATA-RATA.
3. 2007, ada alumni yang menawarkan kerjasama training, namun justru alumni tersebut dengan tanpa izin Nanang Qosim Yusuf mendaftarkan The7Awareness Leadership ke Haki atas nama dirinya, sejak peristiwa itu Nanang Qosim Yusuf membangun menejemen sendiri.
4. 2007 juga Nanang Qosim Yusuf mendaftarkan brand trainingnya The 7 Awareness from Good to Great ke HAKI atas nama Nanang Qosim Yusuf.
5. 2008 Nanang Qosim Yusuf mengeluarkan buku The Heart of 7 Awareness, buku ini menjadi titik balik hubungan Nanang Qosim Yusuf dengan PERTAMINA, maka terciptanya TALKSHOW di radio Smart FM setiap hari selasa jam 08.00 pagi. PERTAMINA sendiri mengenal T7A setelah satu tim PLC ( PERTAMINA LEARNING CENTER) mengadakan inhouse training langsung bersama Nanang Qosim Yusuf, Maret 2008 di Anyer Banten.
6. 2008, Agustus, Nanang Qosim Yusuf mengeluarkan buku AWARENESS OF RAMADAN, Sebuah buku apik renungan harian selama 30 hari, yaitu Tafakkur, Tadabbur, Tasyakkur.
7. 2009, awal tahun depan, Nanang Qosim Yusuf akan mengeluarkan buku trilogi T7A berjudul The Power of OMA, One Minute Awareness, sebuah training lanjutan dari T7A, Training ini akan menjadi titik balik setiap orang untuk berubah selamanya.
8.2009 akhir Nanang Qosim Yusuf akan mengeluarkan buku Leadership Wisdom bersama insan PERTAMINA. Buku yang akan jadi pegangan wajib leader BUMN dan swasta.
Jadi, kalau kita berpikir jernih, hati-hati jika lembaga atau diri anda mengundang Nanang Qosim Yusuf namun menejemen bukan dibawah RUMAH KESADARAN. Lembaga ini adalah lembaga resmi Naqoy dibawah payung hukum PT. KESADARAN INDONESIA, perusahaan milik Naqoy dan istri tercinta, Dewi.
Berikut adalah istilah resmi The 7 Awareness karya Nanang Qosim Yusuf
1. Logo yang dipatenkan, seperti gambar buku kedua Nanang Qosim Yusuf, bulat dengan ada bunga-bunga yang menggambarkan lubb ( hati terdalam), dengan angka 7 didalamnya.
2. Tulisan resmi T7A adalah THE 7 AWARENESS FROM GOOD TO GREAT, Jadi jika ada The 7 Awareness selain tulisan itu adalah ilegal, dan mohon bertahu pihak kami agar kami menyadarkan orang-orang yang berbisnis dengan jalan salah.
3. lembaga resmi training T7A adalah RUMAH KESADARAN.
4. mOTTO " Be Transhuman"
5. Sampai saat ini, Nanang Qosim Yusuf belum mengeluarkan trainer lisensi untuk training T7A, jika ada yang mengaku trainer T7A, maka hati-hati, dan waspada.
Jika kita bangga dengan karya intelektual bangsa kita, mari kita saling menghormati hak intelektual orang lain, apa yang terjadi dengan pihak ketiga yang tidak bertanggung jawab adalah bentuk bejatnya etika bangsa ini, bayangkan jika ada banyak orang seperti ini, mungkin ia hanya berpikir mencari keuntungan semata-mata namun merugikan orang banyak. Satu hal untuk pencuri intelektual, rubah dan sadarlah, atau hidupmu tidak akan pernah berkah selamanya.
Tagged
Different Themes
Written by Naqoy

Founder And Master Trainer The 7 Awareness

0 comments