Open top menu
Tuesday, January 5, 2010


Rumah Kesadaran(Jakarta). Dalam The7Awareness baik buku dan trainingnya, mengajak semua orang kembali untuk menjadi manusia diatas rata-rata, karena pada awalnya kita terlahir menjadi manusia diatas rata-rata, namun karena kelemahan kita, lalu kita terjatuh menjadi manusia rata-rata, bahkan sebagian menjadi manusia dibawah rata-rata. Kunci dari semua kondisi itu adalah pilihan, terkadang kita memang tanpa sadar memilih menjadi manusia dibawah rata-rata, kita membiarkan diri kita terprovokasi oleh pikiran dan hati kita yang negatif, kita lupa atau bahkan tanpa sadar bahwa semuanya itu akan memantul kembali kepada kita sendiri.

Sebagian yang memilih menjadi manusia rata-rata, ia berusaha sebaik mungkin untuk mengendalikan dirinya dari hal-hal yang negatif, namun ia sendiri terkadang kalah dan larut oleh kebencian, dendam, sakit hati dan kecewa yang menimpanya, sehingga ia seperti kapal selam. Terkadang naik dan terkadang turun, terkadang semangat dan sesekali juga terlihat menyerah. Inilah kewajaran seorang manusia pada umumnya, ia terjebak oleh dimensi dualitas "Ups and Down".

Sementara manusia diatas rata-rata memilih dengan komitmen dan istiqomah bahwa ia percaya apa yang ia sedang jalankan adalah kebenaran bukan pembenaran. Dalam training sendiri saya sering mengajak peserta untuk berdoa agar diberikan penglihatan yang terang agar bisa melihat kebenaran bukan pembenaran. Hal ini sangat penting, ketika kita hanya melihat pembenaran, maka terkadang yang hitam kita putihkan dan tentunya yang putih kita hitamkan. Sementara kebenaran selalu jelas. Manusia diatas rata-rata mungkin pada saat ia berjuang memiliki banyak musuh yang salah melihat tentang dirinya, namun ia tetap memperjuangkan kebenaran.

Dalam pandangan The7Awareness, Guru Bangsa seperti Gus Dur adalah contoh nyata, bahwa ia adalah manusia diatas rata-rata, terlepas dari masalah dan kekurangan dalam dirinya. Mengutip aforisme dari Sayyidina Ali RA
"Manusia diatas rata-rata adalah mereka yang ketika lahir, dia menangis sekelilingnya tertawa, kelak pada hari kematianya, jiwa dia tertawa dan ribuan orang menangis kehilangan dirinya". Ada banyak hal positif yang bisa kita ambil dari Gus Dur,mari kita lihat selalu sisi baik dalam setiap pribadi. Salam Kesadaran
Tagged
Different Themes
Written by Naqoy

Founder And Master Trainer The 7 Awareness

0 comments