Open top menu
Saturday, February 6, 2010



RUMAH KESADARAN (JAKARTA). Shahrukh khan adalah aktor muslim yang sangat dicintai di negeri Hindustan, bahkan Shahrukh Khan dianggap seperti Dewa di India, diibaratkan, setiap ia membuang puntung rokoknya, maka orang berebut untuk mengambil puntung tersebut, bagi Shahrukh Khan semua prestasi yang ia dapatkan hari ini bukan semata-mata kerena ia hebat, namun yang paling penting adalah berkat kebaikan Tuhan (Allah) dan juga hasil dari kerja keras tanpa henti. Pria yang hampir setiap tahun memenangkan piala bergengsi ini percaya bahwa kerja keras yang terus menerus akan menghasilkan karya nyata bagi kehidupanya.

Nanang Qosim Yusuf dalam buku OMA-nya menggali tokoh yang paling diminati versi majalah Time tahun 2009, OMA bagi Shahrukh Khan adalah kekuatan dasyat yang selalu mengingatkan dirinya akan kehidupan masa lalu, masa sekarang dan masa depan, OMA-nya sendiri adalah ketika Ibunya meninggal karena penyakit gula justru ia sebelum menjadi bintang besar seperti ini. Shahrukh Khan lahir dari keluarga miskin dan sederhana, ayahnya bernama Muhamad dan Ibunya bernama Fatimah, Shahrukh kecil selalu diajarkan kerja keras oleh Ibunya, ketika telah ditinggal oleh ayahnya karena sakit, maka Shahrukh diasuh oleh Ibunya, kehidupan yang sederhana dan sulit membuatnya menjadi pribadi yang tegar dan tidak sombong sekarang ini. Suami dari Gauri Khan ini ingin memberikan cinta yang terbaik untuk semua orang.

Nanang Qosim Yusuf melakukan wawancara via email bersama Shahrukh Khan, sebuah icon dalam dunia perfilman Bollywood yang selalu menjadi pusat perhatian. Dalam buku OMA-nya, Nanang Qosim Yusuf menyampaikan sebuah pesan singkat bahwa " Diatas awan yang gelap, masih selalu ada cahaya matahri" katanya. Selamat untuk Shahrukh Khan dan Nanang Qosim Yusuf dalam buku OMA-nya.
Tagged
Different Themes
Written by Naqoy

Founder And Master Trainer The 7 Awareness

0 comments