Open top menu
Wednesday, May 11, 2022




Orentasi pegawai baru dan peningkatan kompetensi bagi pegawai adalah faktor terpenting dalam rangka mengarahkan SDM seperti yang diharapkan, ketika perusahaan sejak awal telah memberikan oreintasi kepada pegawai dengan tepat maka mereka akan menjadi pegawai yang handal dan merupakan aset bagi perusahaan. Pelatihan adalah salah satu faktor penting yang membuat SDM memiliki Skill, Knowledge dan Wisdom sehingga bisa membawa perusahaan tidak hanya sebatas pendekatan keahlian atau pengetahuan namun berhasil membawa perusahaan dengan kepemimpinan berbasis kearifan diri .

Walau masih banyak perusahaan yang hanya sebatas orientasi masih sekitar skill dan knowledge sehingga manfaaat orentasi pegawai biasanya diantaranya adalah (Werter & devis, 1996) :

1. Mengurangi kecemasan karyawan baru, ini yang sebenarnya dirasakan oleh karyawan baru karena belum memahami dengan baik bagaimana oreintasi kerjanya, semakin belum jelas bagaimana cara kerja maka semakin mudah mengalami kecemasan .

2. Karyawan baru bisa mempelajari pekerjaan barunya dengan cepat dan baik. Dengan adanya orientasi tentu saja membuat karyawan semakin lebih baik.

3. Karyawan memiliki ekpektasi yang realitis dari pekerjaanya.

4. Mencegah pengaruh buruk dari rekan kerja atau atasan yang kurang mendukung. Hal ini sering terjadi ketika pegawai baru kemudian terkotaminasi oleh rekan kerja sehingga memiliki perilaku buruk dalam pekerjaana.

5. Karyawan baru lebih mandiri

6. Mengurani kecendrungan karyawan baru untuk mengundurkan diri


Dengan demikian oreintasi pegawai harus direncanakan dengan baik, aadapun langkah-langkahnya adalah sebagai berikut menurut

Tony Pont (1991) yaitu:

a. Analisis kebutuhan training

b. Perencanaan dan desain pendekatan pelatihan

.c. Pengembangan bahan/materi pelatihan

d. Pelaksanaan (delivering) pelatihan

e. Penilaian pelatihan


Hal yang menarik namun juga mendukung pendapatnya Tony, adalah pandangan dari Allison Robert (1996:9) yaitu ADDIE,

singkatan dari:

A adalah Analysis

D adalah Design

D adalah Development

I aadalah Implementation

E adalah Evaluation.


Pertama adalah analisis, hal ini penting karena setiap perusahaan memiliki kasus yang tidak bisa dianggap sama, walau seorang menejer SDM telah berhasil di tempat lain namun belum tentu berhasil di perusaan lainya, tanpa analisis SDM hanya akan menemeukan jalan buntu dan kegagalan.


Kedua adalah Desain, setelah mengetahui dengan jelas kebutuha dari sebuah orientasi maka dibuatlah grand desain untu visi, misi dan bagaimana cara menjalankan pelatihan atau orientasi tersebut menjadu mudah diikuti.


Ketiga adalah Devekopment artinya kita mengembangkan yang sudah ada dengan memberikan tambahan materi atau tool dalam pelatihan tersebut.


Keempat adalah implementation, hal ini lebih fokus tentang bagaimana caara disampikan oreintasi tersebut sehingga efektif.


Kelima adalah evauasi. Tentu tujuanya adalah memastikan apaakah pekerjaan yaang diberikan bisa dijelankan sesuai dengan perencanaan diawal.



Tagged
Different Themes
Written by Naqoy

Founder And Master Trainer The 7 Awareness

This is the most recent post.
Older Post

0 comments