Open top menu
TRAINING GRATIS FROM ZERO TO HERO BUKU TERBARU "MY NAME IS NAQOY" BUKU KARYA NANANG QOSIM YUSUF TRAINING ONE MINUTE AWARENESS UNTUK RAKER/RAKOR TRAINING PUBLIC EXECUTIVE THE7AWARENESS DAPATKAN BUKU MY NAME IS NAQOY, HUBUNGI NOMOR YANG TERTERA TRAINING THE7AWARENESS CHARACTER BUILDING THE7AWARENESS CLIENTS KARYA NANANG QOSIM YUSUF KARYA NANANG QOSIM YUSUF KARYA NANANG QOSIM YUSUF KARYA NANANG QOSIM YUSUF KARYA NANANG QOSIM YUSUF KARYA NANANG QOSIM YUSUF KARYA NANANG QOSIM YUSUF KARYA NANANG QOSIM YUSUF KARYA NANANG QOSIM YUSUF
Tuesday, December 10, 2019
SANG PENUTUR KESADARAN INDONESIA (NAQOY)


PENUTUR KESADARAN INDONESIA
Oleh Jejen Musfah, Dosen UIN Jakarta

Nanang Qosim Yusuf lahir pada 12 Agustus 1979 di Desa Kalibuntu Losari Jawa Tengah. Naqoy demikian ia biasa disapa lahir dari keluarga
sederhana—untuk tidak mengatakan miskin. Ayahnya seorang penarik becak dan petani padi. Ibunya adalah ibu rumah tangga biasa.

Suatu hari Naqoy pulang dari Pesantren Munjul Astanajapura Cirebon bersama tiga rekannya. Mereka berpapasan dengan ayahnya yang sedang mengayuh becak. Saat itu ayahnya menutupi mukanya dengan kain dengan harapan tak dikenali. “Nang, itukan ayah kamu?” tanya seorang temannya. “Iya betul”, kata Nanang saat itu.   Rekan dan Nanang langsung mendekati ayahnya untuk salaman dan melanjukan perjalananya ke rumah. Waktu itu bagi Nanang tidak ada perasaan malu dan minder di hadapan teman-temanya namun tidak untuk ayahnya, keesokan harinya roda becak sang ayah diikat dengan rantai besi dan sang ayah mulai mengurung diri dan memutuskan untuk tidak menarik becak lagi.

Sang ibu mulai curiga dan bingung dengan apa yang terjadi dangan sang ayah, setelah lima hari berturut-turut tidak menarik becak akhirnya Naqoy diminta oleh ibunya untuk menanyakan gerangan apakah yang terjadi dengan ayahnya, ketika naqoy bertanya kepada ayahnya “Pak, kenapa ga narik becak lagi?, sang ayah menundukan wajahnya dan berkata dengan meneteskan air mata pertama kalinya sambil berkata “nang, bapak takut kamu malu punya bapak seperti ini dihadapan teman-teman kamu kemarin itu nang”, air mata sang ayah menetes dihadapan naqoy lalu dirinya mendekap sang ayah sambil berkata “suatu hari pak, akan ada bintang yang bersinar di rumah ini.

Itulah yang disebut dalam bukunya “One Minute Awareness’, satu menit kesadaran yang memotivasi seseorang menemukan lompatan perubahan hidup yang bahkan tidak pernah terduga sebelumnya.

Setelah tamat madrasah aliyah Naqoy melanjutkan pendidikan sarjananya di Prodi PAI UIN Jakarta. Berbekal 65.000 rupiah dari ayahnya, ia berangkat ke Ciputat. Uang itu tidak cukup sehingga selama mahasiswa ia tinggal di Masjid Fathullah sebagai marbot masjid.

Tugasnya membersihkan lantai masjid, kamar mandi, dan toilet masjid. Pada masa inilah, selain sebagai mahasiswa dan marbot, Naqoy berguru kepada Nasarudin Umar, Rani Anngraeni, dan Pamugari Widyastuti. Ketiga orang inilah yang menurutnya berpengaruh besar terhadap sukses hidupnya saat ini.

Bersama ketiga gurunya itulah Naqoy mendirikan dan aktif di ICNIS (Intensive Cource and Networking for Islamic Science), lembaga kajian psikologi dan keislaman di Masjid Fathullah—yang merupakan masjid kampus; saat ini UIN Jakarta memiliki dua masjid.

Trainer Kesadaran

Karena memiliki nilai terbaik saat lulus sarjana Naqoy sempat menjadi asisten dosen di fakultas tarbiyah UIN Jakarta dan Universitas Paramadina. Tidak bertahan lama pada 2006 ia memutuskan berhenti. Pada tahun yang sama buku perdananya terbit berjudul The7Awareness, tahun yang sama ada resensi di kompas dengan tajuk “ Kalau di barat ada 7 habits di timur ada The7Awareness” sontak saja bukunya menjadi laris manis diborong para pembaca di Gramedia.

Naqoy yang memiliki dua saudara ini memutuskan fokus pada kewirausahaan bidang pelatihan motivasi dan karakter positif. Pada 2007 suami Dewi Umronih ini mulai melaksanakan pelatihan motivasi. Lembaga dan individu yang dilatihnya sangat luas, mulai dari BUMN, perusahaan swasta, lembaga negara, instansi pemerintah, hingga artis.

Kliennya bukan hanya perusahaan dalam negeri tetapi juga perusahaan swasta luar negeri. Mitranya sudah mencapai 200 perusahaan, yaitu pelatihan membentuk karakter positif.

Pada 2008 Naqoy mendirikan Rumah Kesadaran, lembaga yang menaungi semua jenis pelatihannya. Pria muda sukses yang kini memiliki empat anak (tiga perempuan dan satu laki-laki) ini mendapatkan rekor muri peserta pelatihan terbanyak yaitu 18.000 peserta pada 2009. “Selama dunia belum ada yang komplain, inilah rekor tingkat dunia,” kata Jaya Suprana di Istora Senayan pada tanggal 26-27 September 2009 lalu, tepat dirinya masih berusia 29 tahun, Rekor MURInya mengalahkan rekor sebelumnya yang diraih oleh Andre Wongso dengan peserta 13.000 di Istora Senayan.

Pelatihannya mencakup tema seminar motivasi OMA (One Minute Awareness), character building, dan bagaimana mengubah nasib dan kebiasaan. Pelatihan tidak hanya diberikan kepada karyawan dan pimpinan perusahaan tetapi kepada mahasiswa dan dosen. Beberapa kali Naqoy mengisi pelatihan di kampus Islam seperti UIN Jakarta, UIN Cirebon, dan UIN Yogyakarta.

Selain memberikan pelatihan kesadaran, Naqoy produktif menulis buku. Sampai saat ini ia telah menulis delapan buku sebagai berikut. 1) My Name Is Naqoy, 2) Awareness of Ramadhan, 3) The Heart of 7 Awareness, 4) The 7 Awareness, 5) One Minute Awareness, 6) 21 Days To Be Trans Human, 7) Satu Menit Mencerahkan, 8) Jejak-jejak Makna Basrizal Koto.

Bukan hanya di Indoensia, bukunya tersebar sampai ke Amerika, Belanda, Hongkong, dan Dubai. Naqoy juga memberikan ceramah dan siraman ruhani di beberapa stasiun tv dan radio, seperti Metro TV, Smart FM, dan Classy FM Padang. Ceramah dan motivasinya bisa diikuti di youtube, naqoy.id, rumahkesadaran.com, dan the7awareness.com.
  
Pada 2013, Naqoy mendirikan Sekolah dan Pesantren Kesadaran serta Naqoy University. Naqoy juga terpilih sebagai Ketua Alumni Tarbiyah, dan bersama alumni mendirikan Bimbingan Belajar Altar.

Demikianlah Naqoy telah menjelma menjadi pengusaha pelatihan kesadaran yang sukses. Ucapannya saat siswa Aliyah kepada ayah yang minder sebagai tukang becak sudah terbukti. Kini sudah ada bintang terang di rumah itu.

Selain doa orangtua, kesuksesan Naqoy dan istri membangun bisnis pelatihan kesadaran karena konsistensi dan kepercayaan kepada Tuhan yang total. Naqoy juga rajin melaksanakan salat malam atau tahajud dan puasa Senin-Kamis.

Memang, bagi pelatih kesadaran, materi pelatihan akan lebih bisa diterima peserta jika pelatih sendiri melakukan apa yang diceramahkan dan ditulisnya. Pengalaman pribadi dan keluarga Naqoy yang agamis dan sukses mengembangkan wirausaha pelatihan dan pendidikan merupakan modal besar sukses pelatihan kesadarannya.      

Read more
Monday, December 9, 2019
21 days tobe transhuman oleh : Naqoy - Founder Rumah Kesadaran

21 days tobe transhuman
oleh : Naqoy - Founder Rumah Kesadaran


Suatu sore tiga tahun lalu dilantai 21 sebuah gedung pertamina seorang GM mengatakan kepada saya "Mas Naqoy, maaf saya panggil mas yah, karena usianya seperti anak saya. Pengalaman saya melihat peserta yang dikirim ke tempat pelatihan selalu menemukan perubahan namun ketika kembali ke tempat kerja atau lingkungan maka akan kembali juga seperti sebelumnya, yang terlambat akan tetap terlambat, yang mudah marah akan mudah marah bahkan yang pembohong tetap saja pembohong, saya sampai sering emosi sendiri bagaimana caranya agar mereka menemukan perubahan berdasarkan kesadaran hati mereka sendiri sehingga perubahan itu menjadi konsisten, apakah mas naqoy ada solusi?"katanya.
Saya terdiam sejenak lalu menjawab "perubahan jika didasari oleh kesadaran dari dalam maka akan melahirkan kebiasaan hebat yang berujung kepada perubahan nyata", lalu dia bertanya kembali "apa konsep anda mas naqoy?"
"Saya menyebutnya adalah One Minute Awareness, bagaimana satu menit kesadaran yang membuat seseorang mengalami perubahan besar, setiap orang sukses pasti pernah diberikan One Minute Awareness,- ciri dari mereka yang menemukan One Minute Awareness adalah konsistensi terhadap kebiasaan barunya yang dijaga selama 21 hari", saya menjawabnya, lalu saya melanjutkan
"ketika berhasil dalam 21 hari menjaga kebiasaan baru maka akan melahirkan hal terhebat dari manusia adalah istiqomah", ketika seseorang telah sampai di maqom istiqomah maka banyak hal-hal yang sebelumya mustahil menjadi mungkin" saya melanjutkan , tiba-tiba beliau berdiri dan mengatakan "inilah yang saya cari selama ini, bagaimana setiap pegawai menemukan istiqomahnya sehingga bisa berdiri tegar dan kuat menjaga kebiasaan hebatnya sampai menjadi karakter unggul" katanya.
Sejak pertemuan tersebut saya mulai menjawab pertanyaan dirinya dengan sebuah buku yang berjudul "21 days tobe transhuman", bagaimana 21 hari kita membuat latihan-latihan diri untuk bangkit dari rata-rata menjadi diatas rata-rata. Buku yang berisi 21 tema harian yang berbeda selama 21 hari menuntun setiap pembacanya untuk melalui 3 proses yaitu Tafakkur, Tadabbur dan Tasyakkur , ketiganya menjadi proses menuju pribadi unggul- diatas rata-rata.
Buku ini juga berisi kolom, uraian dan dialog antara diri anda dengan batin terdalam anda untuk melakuka evaluasi dan ujungnya adalah bagaimana menamkan visi yang selama ini dianggap sulit dan berat namun dilatih terus menerus selama 21 hari menuju sukses. Terima kasih untuk pembaca buku 21 days tobe transhuman. Info buku hub Naqoy Center 081905666479, www.naqoy.id
Read more
Wednesday, December 4, 2019
RESENSI BUKU THE HEART OF 7AWARENESS KARYA NAQOY

Buku The Heart of 7 Awareness
by : NAQOY-Founder Rumah Kesadaran

Jantung atau inti dari pelatihan The7Awareness dikupas tuntas dalam buku yang tebalnya hampir 500 halaman ini, buku ini benar-benar mem
berikan isi utama dari bagaimana menjadi manusia diatas rata-rata. Tidak hanya berhenti disana, buku ini juga memberikan panduan setiap babnya dengan pendekatan Al-Quran dan hadits, berisi 7 bab utama yang tidak bisa dipisahkan satu dengan yang lainya(Dynamic Intreplay).

Bagian pertama adalah The art of esoteric thinking- bagaimana pikiran menjadi pintu pertama untuk menjadi diatas rata-rata, pikiran memiliki dualitas, kalau tidak "good" maka 'bad", siapa saja kita yang tidak bisa mengendalikan pikiran dengan benar maka pikiranlah yang mengendalikan kita tanpa kita sadari sama sekali.

Bagian kedua adalah The art of esoteric silence- Bagaimana kekuatan hati yang tenang, setiap ketenangan hati akan akan membuat kita bisa memenangkan setiap persoalan yang dihadapi. Manusia unggul tentu saja memiliki ketenangan hati sehingga tidak mudah dipengaruhi hal-hal buruk diluar dirinya.

Bagian ketiga adalah The art of esoteric Success- bagaimana membangun tim sukses dan kesuksesan yang memiliki semangat sukses bersama-sama. Orang-orang sukses sering datang dari orang biasa namun hatinya luar biasa. Ada 4 level seseorang dalam mengerjakan pekerjaan, dari motivasi karena benci sampai cinta.

Bagian keeempat adalah the art of esoteric soul, memberikan nutrisi kepada jiwa agar memiliki jiwa yang kuat dan damai. Jiwa-jiwa yang tenang adalah mereka yang selalu menyadarkan setiap urusan hanya kepada Allah setelah selesai berikhtiar. Dalam bab ini ada 7 tingkatan jiwa yaitu dari jiwa amarah sampai jiwa sempurna.

Bagian kelima adalah the art of esoteric wisdom, hal yang tersulit adalah mengsinkronkan antara yang diucapkan, dilakukan dan yang ada di hati serta pikiran. Karena dewasa ini banyak orang berbeda dengan apa yang dikatakan, dipikirkan dan dirasakan oleh dirinya sendiri.

Bagian keenam adalah the art of esoteric vision, setiap orang dilatih diaktifkan kembali visi-visi hebatnya dari visi ilahiyah sampai visi pribadi.

Bagian ketujuh adalah the art of esoteric surrender, setiap jiwa ikhlas akan memenangkan persoalan baik yang berat maupun yang ringan, pada ujungnya orang yang berjiwa ikhlas adalah mereka yang benar-benar menemukan kebahagiaan baik dalam perjalanan maupun ditujuan.

Itulah intisari dari The7Awareness Training, informasi training hub 021-75872807, 081905666479, 081287475463 email rumahkesadaran@ymail.com, www.the7awareness.com
Read more