Open top menu
TRAINING GRATIS FROM ZERO TO HERO BUKU TERBARU "MY NAME IS NAQOY" BUKU KARYA NANANG QOSIM YUSUF TRAINING ONE MINUTE AWARENESS UNTUK RAKER/RAKOR TRAINING PUBLIC EXECUTIVE THE7AWARENESS DAPATKAN BUKU MY NAME IS NAQOY, HUBUNGI NOMOR YANG TERTERA TRAINING THE7AWARENESS CHARACTER BUILDING THE7AWARENESS CLIENTS KARYA NANANG QOSIM YUSUF KARYA NANANG QOSIM YUSUF KARYA NANANG QOSIM YUSUF KARYA NANANG QOSIM YUSUF KARYA NANANG QOSIM YUSUF KARYA NANANG QOSIM YUSUF KARYA NANANG QOSIM YUSUF KARYA NANANG QOSIM YUSUF KARYA NANANG QOSIM YUSUF
Monday, January 24, 2022
WEBMINAR THE7AWARENESS "BELAJAR MENJADI MANUSIA DI ATAS RATA-RATA"


WEBMINAR THE7AWARENESS "BELAJAR MENJADI MANUSIA DI ATAS RATA-RATA"

"Human Transformation"

Rumah Kesadaran & NAQOY Center Indonesia mengajak para sahabat Alumni dan umum untuk bergabung dalam kelas premium bersama Penulis buku The7Awareness (Coach Naqoy). Tema yang akan dibahas adalah Human Transformation . 


Silahkan bergabung malam ini pukul 20.00-21.30 Wib


Join Zoom Meeting

https://us02web.zoom.us/j/88141483197?pwd=RnRMbEowdDh2ZVAvdCtYU0R3TkVtQT09


Meeting ID: 881 4148 3197

Passcode: preview17

Ingin mengenal The7Awareness, silahkan pelajari di video berikut ini 

https://www.youtube.com/watch?v=qzn8DQdC4No&t=5s

Pelajari 7 Kesadaran Hati dan Jiwa Menjadi Manusia di atas rata-rata.


Silahkan bergabung di telegram NAQOY CENTER https://t.me/NaqoyCenter123

Follow IG @naqoy, Youtube @naqoy , Twitter @naqoy web.www.naqoy.id




Read more
Sunday, January 23, 2022
NO BOX LEADERSHIP, MENGELOLA KEBERKAHAN (H. DARSONO)




“Allah tidak akan memberikan rezeki kepada Hamba-Nya yang yakin kecuali melalui rezeki yang tiada disangka-sangka ”

"Hadits Nabi"


              Nama Kampus Universitas Pamulang pada awalnya tidak menjadi sorotan banyak orang, bahkan ada “plesetan” bahwa Kampus UNPAM  itu memiliki kepanjangan Universitas Paling murah, sebenarnya tidak ada yang salah dengan nama itu, karena jika dibandingkan dengan kampus lainya di seluruh Indonesia dalam salah satu daftar kampus termurah adalah Unpam, namun pertanyanya adalah apakah kampus murah adalah murahan atau ada cara istimewa bagaimana mengelola kampus murah namun bukan murahan, bukan asal-asalan. Penulis sendiri sekarang melanjutkan Magister Manajemen memasuki semester III, dari pengalaman sendiri ternyata kampus Unpam memang mengutamakan kualitas intelektual berbasis Brain Memory dan muscle Memory.

         Kuliah intelektual di UNPAM, walau dilakukan secara virtual namun tugas dan pelajaran kuliah disusun secara rapih dan baik di E-Learning, setiap mahasiswa mendapatkan tugas mingguan , dalam e-learning  dosen di UNPAM telah memberikan materi digital setiap minggu disertai jurnal tambahan serta ruang diskusi online, saya sendiri biasanya meluangkan waktu setiap hari senin menjawab e-learning kuliah, hari rabu ikut menambahkan komentar karena sesama  mahasiswa saling memberikan diskusi dan pendapat yang berbeda-beda. Setiap sabtu ketika jadual kuliah mahasiwa telah siap dengan bahan diskusi yang telah dipahami 5 hari sebelumnya. Inilah mengapa UNPAM melakukan omni learning dengan melakukan intelektual Brand memory dan Muscle Memory.

         Jika UNPAM hanya sebatas “Brain Memory” maka yang dilakukan adalah kuliah online pada hari dilaksanakan saja, sehingga tidak semua mahasiswa mudah dan nyaman mengikuti kuliah online , namun UNPAM juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk melakukan kebiasaan baru dalam belajar online melalui e-learning. Seorang teman yang berusia diatas 47 tahun ketika mengikuti kuliah menceritakan bahwa pada awalnya dirinya tidak yakin akan bisa mengikuti kuliah virtual di UNPAM, namun akhirnya karena pembiasaan diri yang terus menerus dilatih sepanjang semester membuat ‘Muscle memory” nya akhirnya terbiasa sehingga mahasiswa dengan latar belakang apapun akan bisa mengikuti kuliah disini.

         Seperti diketahui bahwa Ketua Yayasan Sasmita Jaya yang merupakan Pemilik kampus  UNPAM (H. Darsono) membangun UNPAM dengan keyakinan mulia bahwa setiap orang memiliki kesempatan berubah dalam kehidupanya melalui dunia Pendidikan. Anak -anak tukang pulung, supir angkot, ojeg pangkalan dan guru honorer dan guru-guru ngaji di kampung juga bisa dan layak mendapatkan kesempatan kuliah S1 di UNPAM. Inilah yang disebutkan dalam The7Awareness adalah UNPAM memiliki CV yang baik, bukan CV dalam arti Curriculum Vitae namun dalam hal ini memiliki arti yaitu “Character dan Value “.

         Karakter kampus UNPAM sejak awal tidak bisa lepas dengan kepemimpinan yang digawangi oleh H. Darsono , kepemimpinan yang bukan hanya “Out of the box” namun lebih tepatnya adalah kepemimpinan “No Box”, kepemimpinan mengelola bukan sebatas efektiftas namun yang dikejar adalah keberkahan. Dalam bahasa Arab, “berkah” berasal dari kata barokah yang memiliki arti nikmat. Dalam istilah atau bentuk kata lain dalam bahasa Arab juga disebut mubarak dan tabaruk.Imam Al-Ghazali juga membahas tentang makna kata berkah yaitu berarti bertambahnya kebaikan. Para ulama pun juga menterjemahkan makna kata berkah adalah segala hal yang berlimpah, baik dari aspek spiritual atau material. Termasuk di dalamnya kasih sayang, ketenangan, kenyamanan, waktu, usia, dsb.

                Termasuk dengan dengan kehadiran Al-Quran dalam hidup manusia, disebut dalam Al-Quran surat Shaad ayat 29, “Ini (Al-Quran) adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu, penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayatnya dan supaya orang-orang yang mempunyai pikiran mendapatkan pelajaran.” Dalam ayat lain, disebutkan juga kata berkah. “Jika sekiranya penduduk negeri-negeri itu beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi.” (QS. Al-A’raf: 96).

Dari Al-Quran (Al-A’raf: 96) bisa diambil sebuah hikmah bahwa keberkahan adalah terpenuhinya segala nikmat materi yang dibutuhkan oleh manusia. Allah menyiapkan langit dan bumi untuk menjadi sumber-sumber keberkahan bagi hamba-hamba-Nya.Terdapat beberapa indikator kepemimpinan yang melampaui efektivitas menggapai kemuliaan yang berdampak kebahagiaan di dunia dan akhirat. Adapun ciri-ciri mengelola keberkahan dalam pandangan Al-Quran adalah :

  1. Merasakan Nikmat dan Beramal Shaleh

“Barang siapa yang Allah menghendaki akan memberikan kepadanya petunjuk, niscaya Dia melapangkan dadanya untuk (memeluk agama) Islam” (QS: Al-An'am: 125)

Dalam ayat ini dijelaskan bahwa keberkahan hidup dari Allah salah satunya adalah dengan merasakan nikmat Iman dan Islam serta kenikmatan dalam beribadah. Tentunya tanpa ada perasaan tertekan, berat, atau merasa payah dalam menjalankannya. Misalnya saja, saat melaksanakan sedekah. Maka kita akan merasakan keutamaan sedekah tersebut dan manfaatnya dalam hidup. Sehingga ringan untuk melaksanakannya.

                  Kepemimpinan “No Box” yang dilakukan oleh H.Darsono dalam menjalankan UNPAM dibangun dari awal selalu mendapatkan kemudahan menjalanya, bahkan di kala Pandemi Covid 19 pembangunan fisik kampus Unpam yang ada di Viktor Serpong Tangerang Selatan tampak megah dan mempesona. Tidak kalah hebat adalah pembangunan kampus Universitas Sutomo di Serang bahkan dengan anggaran 2 T, Melakukan pembangunan kampus dengan mengelola keberkahan rezeki yang akhirnya datang dari berbagai sumber keuangan “yang tidak terduga”. Dalam salah satu wawancara saya dengan H.Darsono di kediamanya dijelaskan bahwa dalam situasi “double distruption ” justru asset diamnya berupa tanah di Kawasan Serang kemudian ditawar untuk dijadikan kawasan industri  khusus sehingga harga tanah melejit.

                 Selalu ada saja jalan rezeki yang tidak terduga bagi mereka yang mengelola usahanya bukan sebetas kepentingan materi (keuntungan) semata. Ada motivasi yang jauh lebih besar dan kuat dibandingkan sebatas keuntungan keuangan yaitu kebahagiaan membantu orang banyak mencapai kualitas hidup yang semakin baik. Selain karakter kepemimpinan dirinya, selalu memberikan nilai lebih kepada orang lain termasuk kepada orang tua yang selama ini berpikir bahwa Pendidikan anak-anaknya tidak akan mungkin sampai ke jenjang perkuliahan semuanya dipatahkan oleh “tata nilai” yang dimiliki oleh H.Darsono. Ada ribuan orang tua  yang merasakan kebahagiaan ketika anaknya di wisuda, dari yang sebelumnya “impossible” menjadi “possible”.

  1. Konsisten dalam Kebaikan

“Dan bagaimana kamu (sampai) menjadi kafir, padahal ayat-ayat Allah dibacakan kepada kamu, dan Rasul-Nya (Muhammad) pun berada di tengah-tengah kamu? Barangsiapa berpegang teguh kepada (agama) Allah, maka sungguh, dia diberi petunjuk kepada jalan yang lurus” (QS Ali Imron: 101)

                     Konsisten dalam kebaikan artinya kita terus berpegang teguh pada perintah Allah dalam kondisi apapun. Orang yang dalam hidupnya penuh dengan keberkahan maka dia akan menjalankan kebaikan tersebut secara konsisten sampai akhir hidupnya. Walau banyak tekanan justru bukan semakin membuat dirinya tidak kehilangan semangat dan optimism. Di kala Pandemi justru tekanan justru menjadi lompatan usaha dan  bisnis yang tidak terduga, mengambil istilah “One minute Awareness”   bahwa tekanan memiliki 2 pilihan, pertama adalah tenggelam kalah  dan kedua naik kepermukaan menjadi pemenang.

                 Konsistensi ini adalah panggilan suara hati (inner voice), mereka yang telah menemukanya istilah Covey dalam The 8th Habit: From Effectiveness to Greatness. ‘panggilan hati” maka tidak ada yang mampu menghentikan kebaikan yang terus dijalankanya, bagaikan air yang terus mengalir dari atas bukit ke lembah-lembah di sebuah desa. Mengutip motivasi The7Awareness adalah “Sekali jarum besi saya tancapkan pantang saya Tarik kembali”. Inilah yang tampak dari kepemimpinan No Box H.Darsono, dalam pembangunan Universitas Pamulang yang semakin hari semakin menunjukan eksistensinya di masyarakat yang tidak hanya di sekitar Banten namun juga mulai merambah Kawasan Sumatra dan Kalimantan.

  1. Merasakan Kerinduan pada Allah

Orang yang dalam hidupnya penuh dengan keberkahan, menyadari bahwa nikmat yang bisa ia rasakan saat ini bersumber dari Allah SWT. Untuk itu, tidak ada pilihan lain bahwa ketaqwaan dan selalu rindu kepada Allah adalah hal yang selalu dirasakannya. Karena mereka menyadari bahwa manusia tidak akan mendapatkan apapun tanpa pertolongan Allah.

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman ialah mereka yang bila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan ayat-ayat-Nya bertambahlah iman mereka (karenanya), dan hanya kepada Tuhanlah mereka bertawakkal. (yaitu) orang-orang yang mendirikan shalat dan yang menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka. (QS Al-Anfal: 2-3)

         Kesadaran spiritualitas seseorang akan rasa syukurnya kepada Allah atas segala kenikmatan hidup ditunjukan bukan hanya membangun kesalehan personal yang bersifat privat, namun membangun kesalehan sosial yang kebaikanya akan memberikan manfaat lebih luas dan dirasakan oleh banyak orang. Kesadaran spiritual atau kesadaran beragama seseorang akan ditransformasi dalam berbagai bisnis dengan pendekatan “Ihsan”,  yaitu melakukan kebaikan walau tidak dilihat oleh manusia , namun dirinya meyakini bahwa Allah tidak ada satu menitpun yang luput dari pandangan-Nya. Sehingga dalam menjalankan bisnis dengan kekuatan “integritas”nya. Menjalankan kepemimpinan No Box di Unpam dengan memberikan kesempatan para dosen dan tim melakukan inovasi dan kreativitas tanpa batas adalah bagian dari kemajuan Unpam .

  1. Selalu Sabar Menghadapi Ujian

 

                      Dengan keberkahan dari Allah SWT, maka orang-orang tersebut akan mudah untuk bersabar dalam menghadapi berbagai ujian. Baik ujian dalam kebahagiaan atau kesulitan. Seluruhnya adalah hal dengan ikhlas mereka hadapi. Makna berkah dalam hidup memang bisa berbeda dari setiap orang. Namun, sebenarnya Allah senantiasa memberikan kemudahan dan kebutuhan dalam hidup kita, baik kita sadari ataupun tidak. Semoga sebagai manusia kita selalu menyadarinya dan bersyukur setiap saat akan kenikmatan yang menjadi berkah dalam hidup kita.

 

“Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu beruntung” (QS Ali Imran: 200)

Untuk menambah keberkahan dalam hidup, sedekah bisa menjadi salah satu kuncinya. Rezeki yang merupakan salah satu nikmat dalam hidup ini, akan bertambah keberkahannya jika kita membagikannya kepada orang lain membutuhkan. Unpam sendiri memberikan sedekah kepada mahasiswa untuk tidak membayar uang Gedung pada saat masuk kuliah, walau mahasiswa tidak membayar uang Gedung namun H. Darsono justru membangun Gedung-gedung baru di kala pandemi ini.

Melihat fenomena Unpam dengan kepemimpinan H.Darsono sejalan dengan pandangan Stephen Covey dalam bukunya The 7 Habits of Highly Effective People  memberikan tanda kepada kita tentang kepemimpinman “Out of the box” dengan berlatih menjadi pribadi yang efektif, namun sebelum usia 79 tahun dan akhirnya wafat (16 Juli 2012) dirinya membuat sebuah buku yang istimewa berjudul The 8 th Habit : From Effectiveness to Greatness. Dalam salah satu kalimat istimewa dirinya sebelum wafat mengatakan "Sebagian dari kita menghabiskan banyak waktu untuk apa yang segera dilakukan, bukan apa yang penting dilakukan."  Sukses untuk UNPAM, Silahkan kuliah di kampus 100 terbaik di Indonesia ini.

 


Read more
Wednesday, January 19, 2022
21 hari istiqomah menjadi di atas rata-rata


WEBMINAR SPECIAL KEKUATAN KEBIASAAN HEBAT 21 HARI


NAQOY CENTER INDONESIA & RUMAH KESADARAN mengadakan Webminar special bersama Alumni 21 Days 83 dengan mengambil tema " Membuat keberkahan rezeki dalam 21 hari". Akan dipandu oleh Penulis buku 21 Days (Coach Naqoy). 

Silahkan bergabung 10 menit sebelum pukul 20.00 malam ini.

Diperbolehkan mengajak teman, keluarga dan tim Anda agar sama-sama mempelajari rahasia 3 S + 1 JAM SILENCE X 21 HARI.

Silahkan bergabung pukul 19.45 Wib.

Join Zoom Meeting

https://us02web.zoom.us/j/87905019971?pwd=MmdwU2xQTytRM0NQQVNpS2JqWGI5Zz09


Meeting ID: 879 0501 9971

Passcode: 21days84


Ingin mengenal lebih awal tentang rahasia 21 hari, silahkan saksikan video ini.

https://www.youtube.com/watch?v=UWV2LAC-6lg 

(Bisa follow @naqoy IG & Twitter , Youtube Channel @naqoy)

Telegram NAQOY CENTER https://t.me/NaqoyCenter123








Read more
Monday, January 17, 2022
WEBMINAR PREVIEW THE7AWARENESS "BLUE PRINT"

 


NAQOY CENTER INDONESIA mengundang Para sahabat untuk bergabung dalam Webminar Premium bersama Penulis, Pakar Kesadaran Indonesia (Coach NAQOY) yang akan diadakan nanti malam pukul 20.00-21.30 Wib.


Silahkan bagikan Zoom ini

Join Zoom Meeting

https://us02web.zoom.us/j/88038900489?pwd=NHNwQjk5RGp5dnR0bVgvV0VQSjRwUT09


Meeting ID: 880 3890 0489

Passcode: preview17


Ingin mengenal lebih jauh tentang The7Awareness silahkan simak penjelasan menarik dari Founder The7Awareness disini 

https://www.youtube.com/watch?v=1qovBZMNv5U&t=169s

NAQOY CENTER (Telegram) https://t.me/NaqoyCenter123

Konfirmasi WA. 087878289001


Read more
Sunday, January 16, 2022
KELAS SPACIAL "21 DAYS TO BE TRANSHUMAN , BATCH 84


PT. KESADARAN INDONESIA mengadakan kelas special 21 hari belajar istiqomah menjadi di atas rata-rata dengan training, coaching, booksigning dan repeating learning bersama Penulis buku 21 days (naqoy). 

Acara akan didakan :

Hari                     : Kamis, 20 Jan 2022, 13.00-17.00 WIB

Biaya                  : Rp. 275.000 ,-

Transfer rek       : PT. KESADARAN INDONESIA (Rek Mandiri 118-001-004-703-2)

Kirimkan alamat yang jelas untuk mendapatkan buku 21 days setelah mengirim bukti transfer ke WA. 087878289001. 

Follow IG & Twitter @naqoy

www.naqoy.id


Read more
Saturday, January 15, 2022
PENGAJIAN THE7AWARENESS "QOLBUN WASIUN", COACH NAQOY


 

Pengajian The7Awareness kali ini akan diadakan pada hari Ahad, 16 Januari 2022, pukul : 05.00-06.00 Wib. Adapun tema yang akan dibahas adalah "Qolbun Wasiun".

Link Zoom : 

https://us02web.zoom.us/j/85653432524?pwd=YkJPUVhTaFpoTzZNcWxjV3FPQzFFZz09


Meeting ID: 856 5343 2524

Passcode: ngajinaqoy


Silahkan bergabung 5 menit sebelum pukul 05.00 yah (acara gratis untuk umum)

Read more
Friday, January 14, 2022
Flexing, a lying phenomenon by naqoy



Flexing, a lying phenotype brother, Rae Sremmurd, created a viral song entitled "no flex zone," which means an area for people who are relaxing, like themselves, and not to brag or pretend to be different. Nowadays in social media the term "flexing" becomes a commonly spoken word, in slang words, 'flexing' is a word that has a meaning for those who boast, usually flaunting wealth. Flexing is considered to be a deceitful person who has a lot of wealth and a lot of money, even if his reality does not. Many believe that the word "flexing" also refers to a person who is false, counterfeit, or compelled to fit in with others in his company.

Today, more and more wealthy people, who claim to be rich and show off in social media, even referred to in the sultan's terms in certain localities, answer this so I am reminded of an aphorism "poverty screams but wealth whispers, "which suggests that the more people get rich they are not really" noisy "or loud about their money. The richer they get, the more they need privacy. Look how the wealthy in the cosmos are like Elon musk. Jeff Bezos, Bernard Arnault. - Bill Gates. - larry page. Mark Zuckerberg, Sergey Brin, and Steve Ballmer are even more straightforward and unpretentious. So I remember my mentor saying that "when you are truly rich, even wearing an undershirt one knows you are actually rich."

In 2017 a married couple uses wealth to earn money, display wealth to gain trust, and even show that an "Instagram " application to Paris and other countries, collect money for the umrah congregation and turn out to be a fraud, end up in prison because all the luxuries are fake. The term is "flexing." Many men do not yet own a house but already own luxury cars from loans to the bank in hopes of getting couples who are hypnotized by false luxuries. When a woman is attracted and eventually marries and divorces when she learns that her wealth is false.

 Flexing is the present way of life that has now grown world especially developed countries like China. My friends in France tell me that customers in line for luxury bags come from developing and developing countries, while developed countries like Europe and America no longer need flexing, because they focus on quality and comfort. I was a bit surprised myself and just smiled to myself when so many of the events that show such a glamour even as a claim to be rich.

 While a live broadcast of the rich social media child of millennial shows his family's wealth, suddenly found its way into the comment column of RI's taxpayer, it all became difficult. In marketing too "flexing" is often used to attract customers. Even today there are organizations in the world that train women to have rich men's husbands by doing flexing, there are training devs for those who target their calls, from how photographs with a rich background or how to use fabulous bags or shoes, even being taught how to repay the way that shows the rich people. Some have successfully attracted wealthy artists or athletes to disappointment in the end.

Take the phrase from Alan Watts "There are a great many people accumulating what they think is vast wealth, but it's only money." - Alan Watts. In his view, there are a lot of people who amass what they consider to be a great deal of wealth, but that is only money. Well, only limited to money, that's all.

 

 

 

Read more