Open top menu
Sunday, October 26, 2008

Selama tiga hari, saya sedang memberikan training The 7 Awareness yang diadakan oleh salah satu EO The 7 Awareness. Kebanyakan peserta kali ini datang dari 2 BUMN yaitu PLN dan TASPEN. Kedua isntansi tersebut bukan pertama kali mengikuti training T7A. Sudah hampir ratusan dari kedua BUMN ini mengikuti sebelumnya, PLN khususnya telah mengirim perwakilan para menjernya dari seluruh Indonesia. Lain dengan PLN, sementara TASPEN mengirim peserta tidak terlalu banyak, akan tetapi mengikuti training dalam bentuk IN-HOUSE TRAINING yang diadakan di tempat mereka sendiri. Menurut mereka, training The 7 Awareness adalah training yang benar-benar mengajak setiap peserta untuk bangkit dari kondisi biasa menjadi manusia diatas rata-rata. Tidak hanya teori, training The 7 Awareness juga mengajarkan langkah kongrit bagaimana kita menjadi manusia yang mampu berpikir jernih, memiliki hati yang sehat dan jiwa yang ikhlas. Menurut salah satu peserta dari PLN bernama AllenTraining ini membuat saya seperti baru dibangunkan dari tidur panjang, rasanya saya ingin lari terus lebih cepat,tidak akan membuang waktu lagi” katanya. Sementara menurut Pa Polin, dari TASPEN mengatakan bahwa “Training ini menyadarkan saya bahwa Tuhan selalu ada, jika selama ini saya sering takut, cemas, was-was, sekarang semuanya hilang, semuanya telah berubah menjadi satu kata keyakinan, meski saya beda agama dengan Pa Naqoy namun apa yang diajarkan Pa Naqoy menyadarkan saya tentang ruhani saya, saya menyadari bahwa islam begitu indah”. Training kali ini, bukan hanya didominasi oleh laki-laki, banyak ibu-ibu muda dan tua ikut didalamnya, salah satu komentar Ibu Dewi, seorang menejer dari PLN Cilegon mengatakan bahwa : Training The 7 Awareness adalah training yang menjadi titik balik dalam hidup saya, saya senang dan bersyukur telah dikirim oleh PLN mengikuti training ini, bukunyapun saya berikan lebih kepada banyak atasan dan teman-teman saya”.

Hotel santika sendiri adalah hotel yang menjadi barometer training The 7 Awaeness, tidak semua hotel di Jakarta sesuai dengan selera training T7A. Menurut Direktur Utama RUMAH KESADARAN, Dewi Umronih mengatakan “Kualitas hotel bukan hanya dari kamarnya yang bagus akan tetapi juga dari setting hotelnya sendiri, training kami membutuhkan tiga jalan, Tafakkur, tentunya diadakan di Indoor, lalu tadabbur, diadakan diluar hotel, dan tasyakkur, juga diadakan di luar hotel, bahkan berbaur dengan masyakarat. Uniknya training ini adalah ada langkah aplikasi bagaimana memprektikan ilmu ikhlas dalam kehidupan kita sehari-hari, nah untuk kriteria hotel tersebut, saat ini Santika adalah hotel yang tepat untuk kebutuhan training T7A”. Sekarang untuk bisa melihat update training T7A bisa dengan mudah, tinggal anda klik.www.rumahkesadaran.com, www.the7awareness.ning.com atau www.naqoy.blogspot.com. Jika anda ingin mengirimkan e-mail: the7awareness@rumahkesadaran.com
Tagged
Different Themes
Written by Naqoy

Founder And Master Trainer The 7 Awareness

0 comments