Open top menu
Wednesday, April 14, 2010


Rumah Kesadaran (Jakarta). Seperti kita baca dalam buku dan diceritakan dalam training pemecah rekor Muri 2009, Master Trainer dan Penutur Kesadaran Indonesia (Nanang Qosim Yusuf) membangun training The7Awareness dari titik Nol Besar. Yang menarik dari perjalanan karirnya sebagai seorang Trainer Hebat hari ini justru ia mulai ketika ia masih menjadi penjaga Masjid Fathullah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Itulah yang digambarkan oleh Majalah Masjid Kita edisi terbaru.

Nanang Qosim Yusuf sekitar tahun 1997-2001, menghabiskan waktunya selama kuliah di Mesjid. Jika teman-teman sebayanya sangat aktif di berbagai organisasi kampus, keinginanya yang kuat ia tahan, karena selepas kuliah ia harus menjaga sepatu di masjid tersebut, uang hasil menjaga sepatu iatulah yang ia gunakan untuk biaya kuliahnya waktu itu. Katanya, beberapa kali ia juga hampir tidak bisa bayar SPP persemester yang waktu itu hanya 300.000.

Namun rasanya kita setuju jika Allah SWT memiliki rencana lain dari semua itu. Ditempat itulah sebenarnya perjalanan dari Penutur Kesadaran Indonesia dimulai. Nanang Qosim Yusuf yang juga menjadi anak angkat dari Psikolog sekaligus Konseler Keluarga Ibu Rani A Dewi ini belajar banyak ilmu dari ibu angkatnya. Peran dari ibu Angkatnya begitu membekas sampai hari ini. Tidak hanya Ibu Rani, salah satu gurunya yang mengangkatnya dari kesulitan adalah Prof.Dr.NasarudiN Umar. Kedua nama tersebut ikut membidani lahirnya seorang Trainer masa depan, Nanang Qosim Yusuf.

Kini kedua nama tersebut menjadi Dewan Penasehat dari training The7Awareness. Sebuah training yang mengajak kita menerobos batas-batas pikiran sampai ketajaman hati bahkan keikhlasan jiwa untuk diajak kembali menjadi manusia diatas rata-rata. Untuk informasi bisa hub RUMAH KESADARAN (021-5401821, 081905666479 (Ibu Dewi).
Tagged
Different Themes
Written by Naqoy

Founder And Master Trainer The 7 Awareness

1 comments

  1. genial says:

    interesting post :)