Full width home advertisement

Berita

Article

Post Page Advertisement [Top]


Kota Tangerang Selatan adalah kota terpenting bagi Ibukota Jakarta, karena hampir lebih dari 30 % pekerja di Jakarta tinggal di Kota Tangerang Selatan, walau masih berumur sekelas SMP (12 Tahun), namun perjalanan kota tangsel mendekati visi dan nilai-nilai luhurnya yaitu CIMORE- (Cerdas, Modern dan Religius), sebenarnya tiga nilai ini seringkali paradoks, karena ketika semakin modern sebuah kota justru seringkali meninggalkan dunia religius, akan tetapi kota Tangsel berani memiliki nilai-nilai hebat yang bertolak belakang antara manajemen langit (religius) dan menajemen bumi (modern), nilai-nilai yang paradoks ini disatukan dalam satu frame menjadi Tangsel. Jembatan diantara manajemen langit (Religius) dan manajemen bumi (Modern) adalah ilmu (kecerdasan), yang tentu saja semakin kesini bukan semakin sedikit namun semakin bertambah banyak. 

Kecerdasan adalah kuncinya, semakin cerdas seseorang atau sebuah kelompok dan bangsa maka akan semakin mungkin menyatukan antara kebahagiaan langit dan kebahagiaan bumi. Namun semakin bodoh dalam kegelapan ilmu maka akan tampak jurang pembatas antara manajemen langit dan bumi , padahal hakikatnya manusia bisa bahagia dunia dan akhirat, seperti doa kita setiap hari " kebahagiaan dunia dan akhirat", hal ini dikuatkan dengan hadits Nabi  bahwasanya “Barang siapa menginginkan kebahagian dunia, maka tuntutlah ilmu dan barang siapa yang ingin kebahagian akhirat, tuntulah ilmu dan barangsiapa yang menginginkan keduanya, tuntutlah ilmu pengetahuan".

Sepertinya inilah yang diharapkan oleh masyarakat dan pimpinan Kota Tangerang Selatan baik sejak dibawah kepemimpinan Ibu HJ.Airin Rachmi Diany,MH dan sekarang penerusnnya adalah Drs.H.Benyamin Davnie, kedua pemimpin ini masih fokus kepada penguatan karakter CIMORE yang tadi saya bahas. Jika Walikota Hj Airin fokus membangun pondasi penting bagi Tangsel yaitu membangun akses dan akselerasi untuk masyarakat kota Tangsel berupa fasilitas pendidikan dan kesehatan serta fasilitas umum. Sementara Walikota Tangsel Drs.H.Benyamin Davnie menguatkan Sumber daya Kota Tangsel yang ada baik, sumber daya manusia maupun sumber daya teknologi dan alam yang ada di sekitar Tangsel. 

Hari ini, rabu, 1 September 2021 , atas nama pribadi dan Rumah Kesadaran mengucapkan "selamat Milad ke 63" semoga dengan bertambahnya umur semakin berkah, berlimpah dan manfaat serta kebijakan yang diambil selalu untuk kemajuan umat di Kota Tangsel. Saya bersykur mengenal dekat dengan Pak Walikota Tangsel sejak beliau menjadi Ketua ICMI Orda Tangsel, sebagai salah satu anggota dewan pakar ICMI Tangsel tentu saja banyak berinteraksi dengan beliau sehingga sering melahirkan ide-ide cemerlang bahkan sering di bahas hangat dalam forum-forum di Tangsel.

Saya sendiri mengusulkan konsep Religio-Preneur, konsep wirausaha yang ada di Tangsel dengan latar belakang pondok Pesantren, saya sepakat bahwa ketika pola pikir telah berubah akan banyak mempengaruhi perubahan lainya termasuk diantaranya adalah kewirausahaan di Pondok Pesantren. Saya mengenal beberapa pondok yang sudah dikunjungi dan berkolaborasi seperti Al-Ikhwaniah, Al-Quraniyah, Al-Gontory dan masih banyak yang lainya bisa menjadi sumber daya dan informasi dari kekuatan wisata religi dan wisata  wirausaha berbasis spiritual. Saya percaya bahwa Kota Tangsel memiliki potensi bahkan mengambil istilah The7Awareness "Unlimited Power" yang bahkan tidak terduga sebelumnya. Mari kita menggali potensi sumber daya yang bahkan pikiran kita saja terlalu kecil memikirkanya. 


Salam hormat dan sehat 

dari warga buaran Serpong Tangsel 


NAQOY



 

PROFIL TERBARU NAQOY (MASTER TRAINER THE 7 AWARENESS)

Bottom Ad [Post Page]