Full width home advertisement

Berita

Article

Post Page Advertisement [Top]



Empat tahun lalu Ayahnda Bapak Supyan Bin Saki Wafat, saya masih teringat ketika akhirnya Ayah pulang dari RS Hermina Serpong dianggap sehat namun kondisinya memburuk dua hari setelahnya, walhasil harus dirawat di RSUD Brebes Jawa Tengah, saya pun ikut menjaga ayah di malam itu, dirasa akan membaik saya memutuskan untuk berangkat menuju Jakarta.


Setelah pamitan, saya langsung menuju ke Jakarta namun baru sampai Cirebon, adik menghubungi bahwa Bapak sudah tidak ada, mobilpun langsung menuju ke RS dan akhirnya bersama-sama dengan ambulan menuju ke kampung. Ada banyak kisah yang membangkitkan ketika Ayah wafat, terasa bahwa waktu itu adalah waktu yang sangat tidak tepat untuk berpisah, seolah-olah ingin merayu Tuhan bahwa berikanlah waktu dan kesempatan kepada Ayah, namun takdir dan kematian bukan ditangan kita sebagai manusia namun semuanya ada di wilayah Ilahi.


teringat satu tahun sebelum wafat ayah masih sehat dan mengatakan sesuatu di depan Ka'bah.
"Kalau ajak bapak liburan atau jalan-jalan kesini aja" sambil menunjuk Ka'bah yang hanya beberapa meter didepan.
'Iya Pak, insya Allah" jawab saya


Ternyata pertemuan tersebut adalah dialog terakhir antara ayah dan anaknya yang disaksikan oleh Malaikat di depan Ka'bah.  


PROFIL TERBARU NAQOY (MASTER TRAINER THE 7 AWARENESS)

Bottom Ad [Post Page]