Dari Marbot Menjadi Penceramah di Masjid Fathullah UIN Jakarta, Coach Naqoy




Tidak ada perjalanan besar yang lahir secara instan.
Setiap keberhasilan selalu memiliki jejak pengabdian, ketekunan, dan pembentukan karakter yang panjang.

Ustadz Naqoy (Nanang Qosim Yusuf) kembali ke Masjid Fathullah UIN Jakarta sebagai penceramah puncak Maulid Nabi Muhammad SAW. Sebuah momen yang bukan sekadar kehormatan, tetapi juga menjadi pengingat indah tentang perjalanan hidup yang penuh makna.

Sebelum dikenal sebagai motivator, trainer, dan Coach Naqoy, beliau pernah menjadi marbot di Masjid Fathullah UIN Jakarta sejak masa kuliah hingga wisuda.
Di tempat inilah salah satu fase penting pembentukan diri terjadi.
Di tempat inilah karakter, kedisiplinan, pelayanan, adab, dan kesadaran hidup ditempa.

Tahun 1998–2002 menjadi masa yang sangat berharga—masa pembentukan karakter, penguatan spiritualitas, dan proses pendewasaan diri. Dalam perjalanan itu, beliau juga dibimbing oleh guru mulia, Prof. Dr. Nasaruddin Umar, MA.

Kisah ini mengajarkan kita bahwa tempat pengabdian hari ini bisa menjadi tempat kemuliaan esok hari.
Bahwa siapa pun yang ikhlas belajar, melayani, dan menjaga proses, akan dipertemukan Allah dengan panggung kebermanfaatannya sendiri.

Jangan remehkan masa-masa kecil dalam hidupmu.
Jangan malu memulai dari bawah.
Sebab bisa jadi, justru dari tempat sederhana itulah Allah sedang menyiapkan masa depan yang luar biasa.

Dari marbot menjadi motivator.
Dari pengabdian menjadi kebermanfaatan.
Dari masjid, untuk umat.

🌐 www.naqoy.id
📲 087878289001

#CoachNaqoy #UstadzNaqoy #MasjidFathullah #UINJakarta #MaulidNabi #InspirasiHijrah #PerjalananHidup #The7Awareness #Leadership #SpiritualJourney #DariMarbotJadiMotivator #Pengabdian #PembentukanKarakter