Melalui pesan “Membangun kepemimpinan berlandaskan kesadaran”, The7Awareness mengajak setiap pribadi memahami bahwa kepemimpinan berawal dari kemampuan memimpin diri sendiri. Mengenali cara berpikir, mengelola respons, menjaga integritas, dan memahami tujuan bekerja menjadi bekal untuk menjalankan tanggung jawab di lingkungan organisasi.
Dokumentasi kegiatan bertajuk Leadership Sharing with Pertamina menjadi bagian dari jejak perjalanan tersebut. Pertemuan dan proses berbagi pengetahuan menghadirkan ruang untuk merefleksikan makna kepemimpinan, kualitas pengabdian, serta kontribusi yang dapat diberikan melalui pekerjaan.
Di tengah tuntutan pencapaian target dan perubahan dunia kerja, seorang pemimpin perlu memiliki kejernihan dalam mengambil keputusan. Ia juga perlu mendengarkan tim, memahami persoalan, dan menyelaraskan tindakan dengan nilai yang dipegang. Kesadaran membantu pemimpin mengajukan pertanyaan penting: mengapa keputusan ini diambil, siapa yang terdampak, dan bagaimana tanggung jawabnya dijalankan?
Melalui pendekatan The7Awareness yang dikembangkan Coach Naqoy, tujuh kesadaran dapat menjadi bahan refleksi dalam kehidupan dan kepemimpinan:
Thinking — kesadaran berpikir. Meninjau pola pikir, mengenali asumsi, dan mempertimbangkan persoalan sebelum menentukan tindakan.
Silence — kesadaran dalam keheningan. Memberi ruang untuk menenangkan diri dan mendengarkan agar respons tidak semata-mata didorong oleh emosi.
Success — kesadaran tentang keberhasilan. Memaknai pencapaian bersama tanggung jawab, kualitas proses, dan manfaat yang dihasilkan.
Soul — kesadaran jiwa. Menghadirkan ketulusan, empati, dan nilai kemanusiaan dalam hubungan kerja.
Wisdom — kesadaran kebijaksanaan. Mempertimbangkan pengalaman, berbagai sudut pandang, serta dampak keputusan bagi orang lain.
Vision — kesadaran visi. Menjaga arah dan menghubungkan pekerjaan sehari-hari dengan tujuan yang bermakna.
Surrender — kesadaran berserah. Menjalankan ikhtiar dengan sungguh-sungguh, disertai kerendahan hati dan penyerahan hasil kepada Allah SWT.
Nilai-nilai tersebut dapat diterjemahkan melalui kebiasaan sederhana: mempersiapkan pekerjaan dengan baik, menepati komitmen, menerima masukan, mengakui kesalahan, dan memberikan apresiasi atas kontribusi rekan kerja. Dari tindakan yang konsisten, keteladanan seorang pemimpin dibangun.
Bagi The7Awareness Leadership, kepercayaan yang terjalin sejak 2010 menjadi pengingat untuk terus belajar dan menjaga relevansi materi dengan kebutuhan peserta. Setiap kesempatan berbagi membawa tanggung jawab untuk menghadirkan pembelajaran yang dapat direnungkan dan diterapkan dalam keseharian.
Perjalanan bersama Pertamina menjadi bagian berharga dari komitmen tersebut. Harapannya, semangat kepemimpinan berlandaskan kesadaran terus menginspirasi pribadi yang kompeten, berintegritas, dan peduli terhadap dampak pekerjaannya.
The7Awareness Leadership — memimpin diri dengan kesadaran, menjalankan amanah dengan ketulusan, dan bertumbuh melalui kontribusi.
.png)